Right Of Self Determination - Give Back For The PATANIAN Entire Land

Jumat, Januari 06, 2012

Serangan di Pabrik Dua Tewas Tiga Luka Parah, Lima Senjata dilarikan


Narathiwat – Dua relawan pertahanan kolonial Thailand tewas ketika geriliya RKK (Ronda Kumpulan Kecil) bersenjata masuk ke satu pabrik pada Jumat pagi (06/01) di desa Jalan Bah, Resok, Provinsi Narathiwat, Thailand Selatan, dan mulai menembak, kata polis.

Pihak keamanan menyalahkan serangan itu pada Pejuang Kemerdekaan Patani Darussalam.

Pejabat polis setempat mengatakan, sekitar 30 penyerang masuk ke kompleks pabrik pada sekitar pukul 02.45 dan menembak para relawan pertahanan itu, yang kemudian membalas serangan tersebut.

Dua relawan pertahanan tewas di tempat dan tiga orang lainnya terluka parah.

Para geriliya RKK yang bersenjata itu melarikan diri, mengambil lima senjata milik relawan tersebut, satu pucuk M.16 dan 4 laras AK serta sekotak peluru.

Penyelidikan awal menunjukkan bahwa para pejuang Muslim Patani masuk kedalam pos dengan menggunting kawat listrik berduri di halaman sekitar pukul 2:30 pagi. kelompok pertama memotong kawat  listrik berduri, menembaki anggota paramiliter Thailand dan gedung, dan mengambil sebuah senapan serbu M16 dan empat AK-47 dan amunisinya.

Kelompok kedua memotong pohon-pohon untuk menghalangi jalan saat pos tersebut diserang dan membakar ban-ban untuk mencegah pasukan pendukung mencapai tempat kejadian.

Pihak kepolisian Thailand percaya serangan tersebut telah dipersiapkan dan direncanakan oleh gerliya RKK Patani dengan baik dan telah diimplementasikan sebagai sebuah serangan balik terhadap penyerbuan pasukan keamanan Thailand.

Satu peperangan gerilya Patani di tiga provinsi selatan telah berkobar sejak tahun 2004 dan wilayah tersebut telah dilanda oleh pemboman dan penembakan hampir setiap hari sejak itu.


Tidak ada komentar:

Poskan Komentar