Right Of Self Determination - Give Back For The PATANIAN Entire Land

Selasa, April 28, 2015

Lagi !! Militer Thailand Tidakan Berlebihan Keatas Mahasiswa Patani di University Bangkok



Pihak berwenang Thailand dilakukan pencarian tanpa surat secara besar-besaran keatas asrama mahasiswa di sekitar Universitas Ramkhamhaeng, universitas terbuka di Bangkok dengan populasi besar mahasiswa yang asal dari Patani Thailand Selatan.

Menurut Mahasiswa Federasi Muslim Thailand (MUSTFETH), sekitar 1.800 tentara dan polis petugas berpakaian preman dan seragam pada hari Sabtu (25?04) melakukan pencarian besar-besaran dari asrama mahasiswa di sekitar Universitas Ramkhamhaeng di Bang Kapi Kecamatan, Bangkok timur, termasuk asrama mahasiswa di daerah yang berdekatan di sepanjang Lat Phrao Road dan Wang Thonglang District.

Para petugas menyatakan bahwa operasi itu merupakan bagian dari program yang disebut 'Damai Ramkhamhaeng’ yang memaksa nahasiswa untuk bekerja sama dengan pencarian.
Para petugas juga meminta 10 mahasiswa untuk menjalani tes urine untuk memeriksa obat-obatan terlarang. Namun, tidak ada bukti obat-obatan terlarang ditemukan, MUSTFETH dilaporkan.

Pada hari Minggu (26/04), MUSTFETH mengeluarkan pernyataan menunjukkan bahwa operasi itu merupakan pelanggaran hak asasi manusia dan bertentangan upaya negara untuk mendorong rekonsiliasi politik dan memperbaiki konflik di Thailand yang bergolak Melayu di Selatan.

Dalam pernyataan itu, MUSTFETH memberi indikasi bahwa pencarian mungkin terkait dengan masalah keamanan nasional, mengenai selatan bermasalah domestic yang tidak aman pada bulan ini.

MUSTFETH menuntut bahwa pemerintah tidak memperjelas tujuan dari operasi pencarian dan mengidentifikasi artikel konstitusi memungkinkan mereka untuk melakukan operasi tersebut.

Kehendak aparat keamanan junta militer Thailand mengumpulan sampel DNA dari tersangka mereka seharusnya tidak diizinkan karena melanggar hak asasi manusia dan mungkin disalahgunakan oleh petugas, MUSTFETH menambahkan.

Mahasiswa dari MUSTFETH menyimpulkan dalam laporan bahwa operasi ini akan memperdalam ketidakpercayaan antara orang Melayu di Selatan Thai dengan pemerintah, yang akan menciptakan hambatan yang lebih besar untuk rekonsiliasi dan perdamaian proses di bergolak di Patani Selatan Thailand.

Lihat berita yang berkaiatan, Mahasiswa Ditahan Otoritas Tentera, http://dangerofpatani.blogspot.com/2015/04/mahasiswa-ditahan-otoritas-tentera.html




Tidak ada komentar:

Poskan Komentar