Right Of Self Determination - Give Back For The PATANIAN Entire Land

Senin, September 01, 2014

HAJI SULONG TOKOH PERJUANGAN POLITIK DI PATANI (1947-1954)

HAJI SULONG:
TOKOH PERJUANGAN POLITIK DI PATANI  
(Thailand Selatan) TAHUN 1947-1954

kupersembahkan tulisan ini sempena:
13 Ogus 2014, "Memperingati 60 tahun Kehilangan Tokoh Haji Sulong"


monumen bapak pembela bangsa 
"kamu adalah bapak pembela hak keadilan, kamu adalahbapak pembela hak kebebasan bangsa Melayu Patani"

(menunjukkan bahwa bangsa ini telah kehilangan seorang tokoh - eksekusi tanpa pengadilan. tak tercatat)

-------------------------------------------------------- 


KATA PENGANTAR

Al-Hamdulillahi Wahdah laa Syarikalah, segala puji tuhan semesta alam. Puji-syukur ke hadirat Ilahi Rabbi diatas segala nikmat-Nya, Taufik dan Hidayat-Nya tercurah kepada Penulis, sehingga mendapat menyelesaikan penulis ini sempena "13 Ogus, Memperingati 60 Tahun Kehilangan Haji Sulong". Shalawat dan Salam semoga tercurah kepada junjungan Nabi Muhammad Rasululah Saw, yang senantiasa menjadi Lampu Penerang, contoh-teladan kepada Umatnya dalam merintis Jejak Kebenaran sampai Hari Kesudahan (Baldaton Toiyibaton Warabbon Ghafur).
             
                                                                                                            Penulis,

-------------------------------------------------------

Abstract
Dalam sebuah negara mempunyai beberapa Suku Bangsa, Melayu adalah salah satu suku bangsa yang ada di Asia. Melayu Patani adalah suku bangsa yang ada di Thailand Selatan. Masalahnya Politik di negara Thailand selalu tidak stabil. Dan ketidak stabilan ini bangsa Melayu yang selalu dianggap oleh pemerintah Thailand yang menjadi penyebabnya.
Studi ini bertujuan untuk menjelaskan dan menggambarkan Perjuangan Haji Sulong dalam mengangkat Harkat dan Martabat masyarakat Melayu Patani di Thailand Selatan, akibat di Diskriminasi Politik, Sosial, Keagamaan, Ekonomi oleh pemerintah penjajah Thailand.
 Masyarakat Melayu Patani selalu dipinggirkan dalam aspek kehidupan seperti; Sosial, Politik, Agama, Budaya, Ekonomi, yang melahirkan Ketidakadilan, menurut mereka. Dalam kondisi seperti ini muncul seorang Tokoh berusaha untuk mendapat Keadilan itu.
Karena pada awalnya masyarakat Melayu Patani dengan kerajaan Thai sudah lama terjadi berseberangan kepentingan. Masyarakat Melayu Patani sebagai sebuah Kerajaan, sebagai sebuah Entitas Masyarakat yang Berdaulat “dipaksa berintegrasi kedalam wilayah uridiksi kerajaan colonial Thailand” dari sinilah muncul Konflik kepanjangan.
Kesungguhan, dan kesabaran Haji Sulong dalam memperjuangkan Harkat dan Martabat masyarakat Melayu Patani dari kebijakan kerajaan Thai yang tidak memihak kepentingan mereka, yang mendapat dukungan dari masyarakat dalam maupun Luar Negeri. Akan tetapi cita-cita dan harapan masyarakat melayu Patani yang beliau perjuangkan hasilnya tidak di nikmati semasa hidupnya yang kemudian diteruskan oleh generasi muda Melayu Patani. Menurut Taufik Abdullah dalam buku Manusia dalam Kemelut Sejarah, terbitan tahun 1983, mengatakan bahwa: kalau ingin melihat kebesaran seseorang dalam sejarah, lihat tantangan yang dihadapinya.
---------------------------------------------------------------------------------------------

HAJI SULONG:
TOKOH PERJUANGAN POLITIK DI PATANI  TAHUN 1947-1954

PENGANTAR
ABSTRAK.
DAFTAR ISI

BAB I       PENDAHULUAN
A. Latar Belakang Masalah

BAB II      MENGENAL LEBIH DEKAT HAJI SULONG
A.   Biografi Haji Sulong bin Abdul Kadir
B.   Konteks Sosial Politik
1. Sistem Politik Sebelum Kedatangan Haji Sulong
2. Sistem Politik Semasa Haji Sulong di Patani
3. Sistem Politik Setelah Haji Sulong Wafat
C.  Karya-karyanya

BAB III     PERJUANGAN POLITIK HAJI SULONG
A.   Mendirikan Wadah/Lembaga
1. Pendirian Sekolah Pesantren
2. Pendirian Lembaga Politik
B.   Reaksi Terhadap Perjuangan Haji Sulong
1. Tanggapan dari Pemerintah
2. Tanggapan dari Masyarakat Melayu Patani
C.   Hasil Perjuangan Politik Haji Sulong

BAB IV     PENUTUP
A.   Kesimpulan

BAB VI    Lampiran Foto/Gambar

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar