Right Of Self Determination - Give Back For The PATANIAN Entire Land

Sabtu, Agustus 23, 2014

Patani: Bangsa Yang Hilang


Gerakan nasionalisme Melayu Patani hanya terdapat di Muangthai (Thailand) di luar Semenanjung Malaya. Ini disebabkan karena mereka adalah suku Melayu atau merasa jati dirinya adalah 'Suku Melayu' yang berdekatan dengan negara dari pusat nasionalisme Melayu di Semenanjung Malaya. Secara kultural, mereka tergolong ke dalam alam budaya Melayu, tetapi mereka tinggal di daerah yang merupakan bagian dari wilayah negara-bangsa Thai yang berbangsa Budha. Konflik yang terjadi sejak tahun 1903 ini merupakan akibat dari wujud perjuangan berkepanjangan perjuangan pembebasan Melayu Patani di Thailand Selatan yang menuntut sebuah negara merdeka dari Thailand bagi mijority Melayu di Thailand Selatan. 

Gerakan pembebasan berupaya memperjuangkan kemerdekaan bagi ketiga propinsi Pattani, Yala, Narathiwat dan empat daerah provinsi Songkla tersebut sebagai akibat dari tindakan diskriminasi yang dilakukan oleh majority Thai-Buddhis terhadap minority Melayu Patani melalui program-program pemerintah Thailand seperti pembaruan administratif, proses asimilasi satu bangsa yaitu bangsa Thai (Pemerintah Thailand), ketimpangan dan kesenjangan ekonomi akibat eksploitasi pemerintah pusat di samping adanya pengaruh gejolak politik regional dan internasional yang semakin memperkeruh suasana kehidupan bermasyarakat. 

Kondisi tersebut semakin mengenaskan karena pemerintah Thailand memaksakan diri melalui konsep negara modern dengan ideologi 'Buddhisme' dan 'Militeristik'. Kegagalan pemerintah Thailand dalam mengakomodasi seluruh kebutuhan dasar rakyatnya telah mengecewakan sebagian pihak, khususnya kaum Melayu Patani yang akhirnya memicu timbulnya konflik menuntut hak pembebasan Bangsa Patani antara pemerintah Thailand dan gerakan bersenjata Bangsa Patani di Thailand Selatan.

Peta Patani dalam tulisan Jawi

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar