Right Of Self Determination - Give Back For The PATANIAN Entire Land

Rabu, April 02, 2014

Dua Aparat Tentera Kolonial Tewas, Tiga Luka Parah


Para prajurit colonial Thailand berjalan melintasi bangkai mobil pick-up yang hancur akibat serangan bom pinggir jalan oleh geriliyawan Patani di provinsi Narathiwat, Thailand Selatan. Menyebabkan dua orang tewas tiga luka parah (30/03). Sejumlah provinsi di Thailand Selatan selama bertahun-tahun telah menjadi berlaku konflik antar etnis bangsa Melayu Patani melawan pemerintah Bangkok, Siam-Thailand.

Pejuang Pembebasan Melayu Patani dituding menjadi dalang serangan ini dalam upaya mereka mendapatkan kemerdekaan dari penjajahan pemeritah Thailand, yang menganeksasi wilayah yang secara kultur memang berbeda itu lebih dari seabad lalu.

Sebagian besar penduduk Melayu menuduh pemerintah Thailand melakukan pelanggaran HAM dan tidak menghormati etnis, bahasa dan kebudayaan mereka.

Sementara Pembicaraan damai antar pemerintah Siam-Thaialnd dengan pejuang BRN (Bariasan Revolusi Nasional-Patani) untuk sementara ini terhenti akibat krisis politik yang terjadi di Bangkok dalam enam bulan terakhir ini.



Tidak ada komentar:

Poskan Komentar