Right Of Self Determination - Give Back For The PATANIAN Entire Land

Rabu, Mei 02, 2012

Walisongo Mediation Centre (WMC): Melayu Patani Patut Menentu Nasib Sendiri.


Melayu Muslim Selatan Thailand (Patani) patut menentukan nasib mereka sendiri. Diungkapkan Proffesor Abdusshakur Bin Shafi-e dalam dialog Walisongo Mediation Centre (WMC)

Walisongo Mediation Centre (WMC) lakukan mediasi Muslim Selatan Thailand (Patani) belum lama ini. Melayu Muslim Selatan Thailand (Patani) patut menentukan nasib mereka sendiri. Pasalnya,  Islam di Thailand merupakan agama kedua selepas agama Buddha dan juga agama minority di sana. Umat Islam di Selatan Thailand jumlahnya 6.5 Juta dengan presentase 10% saja, terbagi menjadi 2 bagian, Melayu Muslim dan non-Melayu.

Muslim Melayu atau Patani bertempat di Wilayah Selatan Thailand yaitu: Patani, Yala, Narathiwat, dan Songkala. Hal ini diungkapkan Proffesor Abdusshakur Bin Shafi-e, PATANI Thailand di sela-sela dialog antar umat beragama, di Aula Walisongo Mediation Centre IAIN Walisongo, Kamis, 15/3/2012.

“Dari Januari 2004 hingga November 2011 peristiwa telah berlaku sebanyak 11,332 kali. Jumlah terkorban sebanyak 4.984 orang, 8.311 orang cedera. Dengan rata-rata sebanyak 2 orang meninggal per hari. Sebanyak 59% yang jadi korban adalah Muslim,” Tandasnya.

Prof. Dr. H. Achmad Gunaryo, M.Soc. Sc. Menambahkan, bahwa kasus konflik di Patani Selatan Thailand perlu mediasi dan penanganan secepat  mungkin. “Karena ini menyangkut banyak warga Melayu muslim di wilayah Selalan Thailand,” ungkapnya.

Enam Perdana Menteri barganti, Komandan Tentara, dan 60,000 tentara polis melakukan aksi keganasannya. Sehingga selama delapan tahun berlalu banyak memakan korban. 

Pandangan Dr. Rorert Rosper mengatakan, Jalan keluar dan penyelesaian sekarang yaitu, Pertama, perlu adanya dialog antara gerakan-gerakan Pejuang Kebebasan Patani, dengan Kerajaan Siam-Thai; Kedua, dialog dan peranan NGO-NGO bebas dan Kaedah; Ketiga dialog dan peranan Rakyat atau warga masyarakat Melayu sendiri.

Sumber dari: http://www.walisongo.ac.id/

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar