Right Of Self Determination - Give Back For The PATANIAN Entire Land

Senin, Oktober 13, 2014

Konflik di Patani, Warisan Penjajah

Right Of Self Determination: “hak anda untuk menentukan nasib sendiri atas wilayah yang kini di duduki asing. 


**Teks Asal dari Perjanjian Hitam Inggeris-Siam 1909!! 
Dapatkan muat turun Perjanjian 'Anglo 1909' yang asal penuh di sini:


Ketidaktegasan bangsa kolonial dalam menentukan batas wilayah setelah meninggalkan daerah jajahannya.

Di Asia Tenggara, PATANI di Selatan Thailand juga merasakan dampaknya. Kepergian Inggris di tanah Malaya mewariskan konflik berkepanjangan akibat tidak jeli dalam membagi wilayah.

“Ini dosa politik bangsa kolonial yang juga terjadi di Asia tenggara, ada kelompok-kelompok etnis dimasukkan ke suatu negara padahal secara culture masyarakatnya lebih pas dengan negara lain,” ujar pengamat hubungan internasional Universitas Indonesia (UI) Nurani Chandrawati.

Nurani menyebutkan konflik Patani merupakan warisan bangsa kolonial setelah meninggalkan wilayah tersebut. Tidak jelinya mereka mengakibatkan ketegangan antaretnis. “Namanya juga penjajah, ya terserah seleranya mau bagi-bagi wilayah,” ungkapnya.

Kasus yang terjadi di Srlatan Thailand. Etnis Melayu Patani menuntut kemerdekaan penuh, karena ketidaksesuaian faktor sosio-kultural dengan rezim yang berkuasa. Pada tahun 1457 kerajaan Melayu Patani merupakan kerajaan Melayu independent. Kondisi Patani tersebut sama seperti daerah tetangganya Perlis dan Kelantan di daerah Malaysia Utara. Namun pada 1875 Patani diduduki oleh penjajah Thailand. Kemudian datanglah Inggris ke semenanjung Malaka.

Dalam perjanjian Anglo antara Inggris dengan Thailand tahun 1909, Patani menjadi bagian dari Thailand. Sedangkan Perlis dan lain-lain menjadi bagian dari jajahan Inggris. Melayu Patani tidak mempunyai pilihan, mereka dipaksa menjadi bagian dari kerajaan Thailand. Sejak itu terjadi pergolakan di tanah Melayu Patani hingga sekarang, karena menurut sejarah, Melayu Patani dijajah oleh kerajaan Siam.

Dapatkan muat turun Perjanjian 'Anglo 1909' yang asli penuh di sini:
http://www.jstor.org/stable/pdfplus/2212641.pdf?acceptTC=true&, 

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar