Right Of Self Determination - Give Back For The PATANIAN Entire Land

Senin, Oktober 27, 2014

Aparat Tentera Melarang Mahasiswa Melawat Keluarga Korban


Pada hari minggu (26/10) terdiri dari Mahasiswa mengadakan kunjungan ke rumah korban (lihat di: http://dangerofpatani.blogspot.com/2014/10/tentera-lepas-tembakan-tiga-luka-satu.html,) bertujuan untuk mengunjungi keluarga dan ingin mengadakan do'a arwah pada korban yang meninggal dunia.Ternyata mengundang perdebatan emosional antara Mahasiswa dan aparat tentera. Sehingga berlaku bentrokan kekicuhan dengan aparat tentera. Ada pihak aparat tentera cuba mengatur mengenai larangan bagi pihak Mahasisiwa untuk masuk ke rumah mangsa yang terkorban, maka terjadi aksi yang berujung kericuhan dan pertengkaran antar mahasiswa dengan aparat tentera.

Bahwa fungsi aparat tentera adalah salah satu fungsi pemerintahan negara di bidang pemeliharaan keamanan dan ketertiban masyarakat, penegakan hukum, perlindungan, pengayoman, dan pelayanan kepada masyarakat. 

Sekira berkaitan dengan aksi semacam demontrasi/unjuk rasa bentuk penyampaian pendapat di muka umum wajib diberitahukan secara tertulis kepada Pihak keamanan, dan diterima oleh Polis setempat. itu sudah jelas dalam undang-undang.

Namun, pemberitahuan secara tertulis ini tidak perlu terjadi untuk menyampaikan pada pihak aparat dalam kegiatan ilmiah, kunjungan korban (arwah) maupun dalam kegiatan semacam keagamaan. Maka ada hak untuk kebenaran bagi Mahasiswa untuk menyampaikan keinginan dan tujuan atas kunjungan mengunjungi korban di desa ini.








 Jangan Penjara Ucapan Kebenaran'

 jika kau tak sanggup lagi bertanya
 kau akan ditenggelamkan keputusan-keputusan

 jika kau tahan kata-katamu
 dari 1001 makna keadilan
 mulutmu tak berani mengucapkan apa kebenaran
 terampas

 kau akan diperlakukan seperti batu
 dibuang dipungut
 atau dicabut seperti rumput
 yang dibuang seperti bangkai

 atau mulut hanya sekedar menganga
 diisi apa saja menerima
 hanya harga kompensasi ratusan ribuan baht
 maka kamu tak bisa ambil keadilan dari kebenaran

 jika kau tak berani lagi bertanya
 kita akan terus jadi korban kekerasan
 jangan kau penjarakan ucapanmu
 tuntutan keadilan

 jika kau menghamba kepada ketakutan
 dibawah ancaman penguasa Siam
 kita lagi memperpanjang barisan perbudakan dan ancaman
 dibawah pemerintahan yang tidak berperikemanusiaan dan keadilan

 kemasan-tegakan- barisan
 tuntutan kebenaran
 tegakan keadilan

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar