Right Of Self Determination - Give Back For The PATANIAN Entire Land

Selasa, Februari 07, 2012

Bulan Januari Ini Sudah 33 Orang Tewas di Selatan Thailand

Data dari hasil riset Universitas Songkla, Thailand, menunjukkan kekerasan di wilayah selatan Negeri Gajah Putih itu, dari hari ke hari, cuma menghasilkan mayat. Pada Januari 2012, misalnya, 33 orang mati dan 41 lainnya terluka pada 55 insiden kekerasan.

Menurut warta Bangkok Post pada Jumat (3/2/2012), kekerasan di situ meliputi bom mobil, motor, maupun pinggir jalan. Bentuk lainnya adalah penculikan, penganiayaan, hingga penembakan.

Para korban tewas itu, rinciannya adalah 17 Warga Desa, 4 Kepala Desa, 4 Sukarelawan, 3 Tentara, 2 Pegawai Negeri, 1 Polis, 1 Staf Pimpinan Desa, serta 1 Remaja berusia 15 tahun.

Lalu, korban luka termasuk 16 Tentara, 14 Warga Desa, 6 Sukarelawan, 1 Guru, 1 Murid Sekolah, 1 Kepala Desa, 1 Pegawai Negeri, dan 1 Orang Remaja. Sementara, belum ada data korban di pihak Geriliya Patani. 



Sejak tercetus 'Obor Revolusi Kemerdekaan Patani' di Selatan pada 2004, 11.000 kekerasan terjadi. Konflik tindak kekerasan itu terjadi di Provinsi Yala, Pattani, dan Narathiwat. Total jumlah korban tewas sejak konflik mulai adalah 5.000 orang. Total jumlah korban luka ada 8.000 orang.

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar