Right Of Self Determination - Give Back For The PATANIAN Entire Land

Selasa, Oktober 29, 2013

3 Anggota Gegana Jinakkan Bom Tewas

Tiga orang anggota pasukan penjinak bom Thailand tewas saat mencoba menjinakkan sebuah bom yang ditanam di sebuah ruas jalan di Thailand selatan, Senin (28/10/2013).

Polis mendeteksi sebuah bahan peledak ditanam di dekat ruas jalan distrik Bacho, Provinsi Narathiwat, kawasan bergejolak di Thailand.

Bom itu meledak saat akan dijinakkan dan menewaskan para anggota penjinak bom itu. Demikian penjelasan seorang perwira polis yang tak ingin disebutkan namanya.

"Mereka adalah anggota penjinak bom berpengalaman yang sudah lama bertugas di Thailand selatan," kata perwira itu.

Dia menambahkan, bom kedua ditemukan di ruas jalan yang sama dan berhasil dijinakkan tanpa menimbulkan korban jiwa.

Para pengamat mengatakan, geriliyawan kini sudah memiliki bom yang canggih dan kuat. Terkadang bahan peledak racikan itu dilengkapi "gotri" untuk memberi efek kehancuran yang makin hebat.

Anggota penjinak bom biasanya adalah yang pertama tiba di lokasi serangan atau begitu sebuah bom meledak. Akibatnya, mereka sangat rentan menjadi korban serangan bom kedua yang biasanya ditanam di dekat lokasi bom pertama.

Sudah hampir satu dekade angkatan senjata gerilyawan Melayu Patani di Selatan negara gajah putih ini memerangi pemerintah kolonial Bangkok Thailand. 

Para pejuang Kemerdekaan Patani memulai kembali tercetus 'Obor Revolusi Bersenjata' di wilayah itu sejak Januari 2004 mengakibatkan lebih dari 5.700 orang tewas.

Thailand Selatan sebelumnya merupakan sebuah Kesultaanan Melayu Patani sampai akhirnya di rebut oleh Kerajaan kolonial Budha Thailand pada tahun 1902.

Kelompak geriliya ini menuntut kemerdekaan untuk kawasan yang secara historis disebut PATANI, yang dianeksasi oleh kerajaan Thailand sekitar seabad yang lalu.


Tidak ada komentar:

Poskan Komentar