Right Of Self Determination - Give Back For The PATANIAN Entire Land

Kamis, Juli 19, 2012

Pos Tentara Kolonial Siam-Thailand Diserang Gerilyawan Patani, 5 Orang Tewas


Lima orang tewas setelah gerilyawan melancarkan serangan mendadak di sebuah pos militer di provinsi Narathiwat, perbatasan negeri Kelantan Malaysia.

Saksi mengatakan kepada polis bahwa setidaknya 30 pria bersenjata - menaiki dua truk pickup dan empat sepeda motor, dan dipersenjatai dengan senapan M-16 serbu, M-79 peluncur granat, dan senjata kaliber 11 mm - telah melakukan serangan di distrik Ruso, Narathiwat. Bangkok Post melaporkan.

Kedua belah pihak terlibat baku tembak.  Petugas polis di Ruso Letnan Sithanon Samlee Rabu kemarin (18/7) mengatakan pasukan keamanan menerima laporan adanya tembak-menembak di daerah itu sekitar pukul 6:50 waktu setempat Selasa lalu.

Polis segera mengirimkan pasukan ke daerah itu dan gerilyawan membakar ban di jalan untuk menghentikan mereka dari mencapai tempat kejadian. 

Penduduk desa mengatakan seorang tentara, dua warga desa dan dua gerilyawan tertembak mati dalam pertempuran. Tiga tentara dan dua warga sipil cedera dalam serangan tersebut.

Polis percaya bahwa serangan itu adalah hasil kerja kelompok Pejuang Kebebasan Patani yang sama yang menyerang sebuah pos militer di Narathiwat distrik Rangae pada Januari 2011 yang menewaskan empat tentara.   

Kekerasan berlanjut di tiga provinsi perbatasan selatan Yala, Pattani dan Narathiwat sejak tahun 2004, menyebabkan lebih 5.000 orang tewas dan ribuan lainnya luka-luka, termasuk warga, pegawai pemerintah dan orang-orang yang dicurigai gerilyawan. 

Pemerintah Thailand tampak kesulitan mengatasi pemberontakan di Thailand Selatan yang majority penduduknya Melayu Muslim itu. Sejauh ini, pemerintah sudah mengirim 60.000 tentara dan polis. 

Wilayah selatan dulunya adalah sebuah daerah kesultanan suku Melayu yang Islam sampai Siam-Thailand yang berpenduduk majority Buddha mencaploknya tahun 1909, yang memicu aksi perlawanan selama puluhan tahun terhadap negara itu.


Tidak ada komentar:

Poskan Komentar